Jump to Navigation

Launching Hari Kebangkitan Teknologi ke-19


Hari Kebangkitan Teknologi  Nasional yang disingkat Hakteknas merupakan salah satu hari bersejarah nasional yang diperingati setiap tahun di tanggal 10 Agustus, yang ditetapkan berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 71 Tahun 1995. Pada tahun ini hakteknas  diperingati  untuk yang ke-19 tahun, peringatan ini ditandai dengan adanya Launching Hakteknas ke-19 pada tanggal 11 Juni 2014. 
 
Launching ini merupakan rangkaian kegiatan Hakteknas telah dimulai sejak Februari 2014 dan akan berakhir pada Desember 2014. Hakteknas merupakan wahana untuk membangun kebersamaan seluruh insan iptek dan juga merupakan sarana sosialisasi dan kapitalisasi capaian iptek untuk disampaikan ke publik.  Acara launching ini dihadiri oleh sekitar 300 peserta dari Kementerian dan Lembaga Pemerintah, Badan Litbang Daerah, DRN, KIN, AIPI, Perguruan Tinggi, Badan Usaha dan unsur masyarakat. Sesuai dengan kemajuan teknologi  yang berkembang saat ini  dan tantangan kedepan maka Hakteknas ke-19 mengangkat tema “ Inovasi Pangan Energi dan Air untuk Daya Saing Bangsa”.  
 
Konsentrasi di bidang pangan ditujukan untuk meningkatkan nilai tambah hasil pertanian, di bidang energi perhatian ditujukan dalam meningkatkan penyediaan dan pemanfaatan energi baru dan terbarukan (EBT), sedangkan di bidang air  untuk penyediaan, pengendalian dan pengelolaan air. 
 
Sehubungan dengan hal tersebut pada Launching Hakteknas ini diisi dengan paparan di bidang pangan dengan judul  “Kebutuhan Teknologi Pertanian dan Pangan” yang disampaikan oleh Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementan, Udhoro Kasih Anggoro. Paparan dibidang Energi  “Peran dan Strategi Pengembangan Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi” yang disampaikan oleh Dadan Kusdiana, Direktur Bioenergi, Kementerian ESDM dan Bidang Air. Paparan mengenai draft Rencana Strategis Ditjen Sumber Daya Air tahun 2015-2019, yang disampaikan oleh Arie Setiadi Moerwanto, selaku Direktur Bina Penatagunaan Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum. Selain itu dilakukan video conference  di  tiga lokasi  yang berhubungan dengan tema Hakteknas. Di Bogor Menristek berdialog dengan Kepala Balai Pasca Panen, Kementerian Pertanian dan Tien Muhtadi, tentang Aplikasi nano teknologi untuk penguatan nilai tambah komoditas holtikultura. Di Taman Mini Indonesia berdialog dengan Direktur Taman Mini Indonesia Indah dan Perwakilan Kemendikbud, dialog tentang kolaborasi Litbang dalam hal pembuatan mobil listrik untuk angkutan massal yg melibatkan unsur Perguruan Tinggi, Lembaga Litbang dan Dunia Usaha. Sedangkan di Riau Menteri berdialog dengan Kepala UPT Hujan Buatan BPPT, F. Heru Widodo tentang pengelolaan Sumber Daya Air dan Mitigasi Bencana Hidrometeorologi. Selain itu ada penyerahan  buku Nuclear Energy Outlook, yang diserahkan oleh Taswanda Deputi Bidang Teknologi Energi Nuklir BATAN  kepada Ketua Umum Hakteknas 19, Pariatmono Sukamdo. (ad5-dep1/ humasristek

Source: www.ristek.go.id

Video Peluncuran Hakteknas ke-19

 

Materi Paparan



Main menu 2

by Dr. Radut